Akhir - akhir ini kondisi persepakbolaan negeri kita tercinta sedang galau akut , sebenarnya sudah berlangsung dalam 4 tahun belakangan ini . Dan puncak akan diputuskan besok tanggal 14 Desember 2012 melalui sidang Exco FIFA di Jepang . Seluruh rakyat indonesia mendoakan agar tidak ada hukuman atas keadaan carut marut ini .
Yang mengikuti sejarah carut marut persepakbolaan kita pasti paham siapa dan mengapa kondisi ini semakin ruwet seperti benang kusut, terlepas dari adanya 2 kubu yang berseberangan dan kepentingan politis yang bermain di dalamnya semakin membuat masalah ini tidak kunjung selesai plus ada peran pemerintah yang kurang tegas terhadap salah satu pihak .
Namun ada satu hal yang perlu kita garis bawahi bahwa ada satu penyakit yang masih umum terjadi di Indonesia , terutama ketika suatu pihak yang berkuasa telah berakhir era nya akan akan terjadi apa yang disebut post power syndrom . Kalau diartikan dalam bahasa jawa adalah kekurang legowoan dalam melepas jabatannya , itu terjadi hampir di semua lingkungan dan berbagai status jabatan . Sangat kecil prosentase orang yang benar - benar legowo dan memberikan kesempatan orang lain memimpin suatu organisasi atau instansi . Tadi lihat Pak Mahfudz MD Ketua MK berkata , " Bila menjabat dan sudah merasa enak , maka lepaskanlah . Kalau tidak anda akan menjadi keenakan dan timbul hal yang negatif " , analog lain adalah kenyang adalah standar kita makan , namun bila kekenyangan pasti malah bikin perut sakit .
Berikan kesempatan kepada orang lain dalam jangka waktu tertentu sesuai aturan , janganlah budayakan ilmu - ilmu maen serobot atau preman . Bila budaya legowo berkembang maka akan timbul banyak generasi baru yang akan lebih memajukan negeri tercinta ini . Dan semakin banyak generasi muda semakin baik untuk Indonesia kedepannya
Semoga bermanfaat
@agungsongsong
#NoBansForIndonesianFootball
No comments:
Post a Comment